Senin, 27 Juni 2011

PENGANTAR TENTANG TI APUNG PAYAK UBI DAN SEKITARNYA

     untuk kesekian kalinya kami selaku putra daerah memperjuangkan pembenahan dimana tempat kami dilahirkan. dengan semangat perjuangan yg terus menerus kami lakukan sampai sekarang belum kunjung menemukan titik akhir. dengan itu saya secara pribadi memutuskan untuk membuat blog ini dengan harapan bisa mengulas fakta dan realita yang terjadi tentang kekisruhan TI apung ilegal yang sampai sekarang masih berjalan di wilayah payak ubi-suka damai dan sekitarnya.
     saya rasa hal ini sudah lumbra dimata masyarakat toboali dan sekitarnya sehingga selama ini tlah banyak menimbulkan berbagai macam kekisruhan yang diantaranya adalah nelayan dengan penambang, dan juga LSM dan tokoh masyarakat yang sering mendiskusikan dan mendesak hal ini supaya cepat dihentikan kepada PEMKAB bangka selatan, karena banyaknya pertimbangan yang tlah dilakukan LSM dan tokoh masyarakat yang ada diBANGKA SELATAN yang memperjuangkan kelestarian ekosistem bawah laut dan menanggapi mengurangnya tangkapan ikan bagi para nelayan yang dikarenakan eksekusi besar yang tlah dilakukan penambang ilegal sekitar 20m-1mil dari bibir pantai payak ubi-suka damai dan sekitarnya.
     yang kami anggap lebih menyedihkannya lagi adalah dimana para penambang adalah warga pendatang bagi KAB. bangka selatan, yang legalitas status kependudukannya masih dalam tanda tanya?, dan dengan berjalannya aktivitas penambangan ilegal ini tidak mempunyai kejelasan kontribusinya bagi PAD yang sama-sama kita ketahui ini sangat penting.
    nah dengan ini kami mempunyai pertanyaan yang menarik bagi anda semua, bahwa kita dapat menilai sampai sekarang sampai dimana ketegasan PEMKAB bangka selatan dalam melakukan peranan penting untuk menanggapi kekisruhan yang terjadi dibangka selatan yang sekarang sedang menyelimuti masyarakat bangka selatan tentang aktivitas TI apung saat ini?.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar